Tidak ada Itikad Baik, Masyarakat Siapkan Demo besar Besaran Jilid II kepada PT EUP

  • Whatsapp

Dumai (granatnewss) – Masyarakat yang tergabung bersama Aliansi Perjuangan Hak Masyarakat ( APHM ) Kota Dumai  akan melaksanaakan aksi demo besar- besaran kepada PT Energi Unggul Persada (UEP) yang berada di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai.

Rencana aksi demo besar-besaran kepada PT Energi Unggul Persada disampaikan APHM saat konferensi pers yang dilaksanakan, Ahad (29/8/2021) sore.

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataanya, surat untuk aksi demo akan dimasukan ke Polres Dumai, Senin (30/8/2021) atau Selasa (31/8/2021) pagi, Surat ini akan ditembuskan ke Polda Riau , Pemerintah Kota Dumai, Lembaga adat Melayu Dumai.

Aksi demo besar- besaran APHM jilid II adalah tidak lanjut perjuangan membela hak masyarakat yang belum diselesaikan pihak PT Energi Unggul Persada.

Sebelumnya, aliansi perjuangan hak masyarakat sudah melakukan aksi demo pada bulan Maret 2021 lalu, namun sampai saat ini belum ada itikad baik PT Energi Unggul Persada untuk menyelesaikan peraoalanya dengan masyarakat.

Diketahui perjuangan masyarakat Dumai yang tergabung dalam aliansi perjuangan hak- hak masyarakat Dumai terkait dengan tanah ahli waris Zailani yang ada dalam area  PT. Energi Usaha Persada.

Zailani sebagai Ahli waris mengatakan, sesuai hasil kesepakatan rapat bersama sama aliansi kota Dumai dan organisasi yang bergabung sangat setuju di adakan aksi demo besar-besaran dan berjilid-jilid kepada PT EUP dan instansi yang terkait karena PT EUP tidak punya itikad baik, untuk menyelesaikan permasalahan ini secara baik.

” Sesuai laporan yang pertama saya laporkan ke pihak Polres Dumai perusakan lahan, tanaman dan plang kuasa hukum,  yang ke 2 laporan saya ke Polres Dumai tentang indikasi pemalsuan yang diduga di lakukan oleh mantan aparat desa setempat,”ujarnya.

Sementara, M. Ali Syamsurizal SH
Sekretaris Jokowi Center dan juga Sekretaris aliansi juga angkat bicara menyampaikan,
diminta kepada pihak yang terkait dalam hal ini pihak penyidik Tipiter Polres Dumai, BPN Dumai dan perizinan Kota Dumai, agar dapat mendesak PT EUP untuk segera menunjukan etikat baik nya untuk menyelesaikan komplik ini agar Kota Dumai tetap kondusif.

” Dalam hal ini kami masyarakat kota Dumai tidak menghambat investasi yang masuk ke Dumai, justru kami dukun, tapi apabila ada permasalahan kepada masyarakat yang menyangkut penyerobotan lahan untuk segera mungkin di selesaikan,” ungkapnya Ali Syamsurizal.

Lanjutnya, mereka juga meminta kepada pihak Polres tangkap pelaku mafia tanah
yang diduga dilakukan oleh mantan Kepala Desa Bangsal Aceh berinisial NA.

”  Kami minta kepada pihak Reskrim, dimana laporan pemalsuan surat tanah yang sudah dilapor untuk segera diproses dan ditangkap pelaku mafia tanah yang ada di Sungai Sembilan agar ke depan perusahaan-perusahan yang berinvestasi ke Dumai tidak lagi dapat masalah seperti ini, sekira tidak ditanggapi maka kami dari JOKOWI CENTRE akan melaporkan hal ini langsung kepada Presiden RI Ir Jokowidodo ” tutupnya

Edi Zulfan, Ketua Pro Jokowi dan ketua Aliansi perjuangan hak masyarakat dalam konferensi pers juga menyampaikan, meminta penegak hukum berantas mafia tanah yang diduga berada dalam lingkaran PT Energi Unggul Persada sesuai instruksi Kapolri RI, dan permasalahan dugaan mafia tanah yang yang berada di PT Energi Unggul Persada ini akan kita laporkan juga ke Presiden Jokowi.

Dalam konferensi pers rencana aksi demo nanti diantaranya, Ketua Forum Reformasi Kota Dumai, Ahmad Maritulius SE, Ketua Projo Kota Dumai, Edi Zulfan, Sekretaris Jokowi Center kota Dumai, M. Ali Syamsurizal, Ahli Waris pemilik tanah Zailani, Koordinator ICW kota Dumai Kurnia, tokoh buruh kota Dumai Aprianto Kurniawan, turut hadir dalam konferensi pers sejumlah wartawan Kota Dumai.(rio)

Pos terkait